A. LATAR BELAKANG
Wilayah kerja Balai Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Bodri Kuto mencakup empat (4) Kabupaten dan dua (2) Kota, maka diperlukan adanya koordinasi dengan instansi lain seperti pihak Dinas PU Pengairan, Sumber Daya Air, Pertanian Kabupaten / Kota, BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika) maupun pihak Perkebunan.
Data Hidrologi sangat dibutuhkan dalam Perencanaan di bidang Sumber Daya Air, khususnya bagi Balai Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Bodri Kuto dan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah maupun pihak lain yang sering memanfaatkan data Hidrologi tersebut seperti Pihak Konsultan Perencana dan Pihak Akademisi, untuk itu perlu adanya program yang terencana untuk menjaga kesinambungan akan keberadaan data-data hidrologi tersebut.
KEGIATAN HIDROLOGI
Kegiatan pengelolaan pos hidrologi dan klimatologi memerlukan tenaga / petugas yang baik dan punya kemauan serta kemampuan dalam mengelola setiap data pos. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak Hidrologi Balai PU SDA TARU Bodri Kuto meliputi :
A. KEGIATAN PENGOLAHAN DATA
1. Entry Data.
Entry data merupakan kegiatan memasukkan data ke dalam database komputer , ini merupakan pekerjaan rutin yang selalu dilakukan staf hidrologi Balai PSDA Bodri Kuto setiap pertengahan dan akhir bulan setelah data masuk dari pengumpul data dan sudah di olah oleh pengolah data untuk disimpan dalam file Data Base Hidrologi di komputer
2. Kegiatan Lapangan
Kegiatan lapangan merupakan kegiatan yang sangat perlu diperhatikan mengingat semua data hidrologi (data hujan, data tinggi muka air dan data klimatologi dan data pengukuran debit sungai) dihasilkan dari kegiatan lapangan. Kegiatan lapangan meliputi kegiatan survey, kegiatan pengambilan data di masing-masing pos pengamatan dan kegiatan pengukuran debit sungai di wilayah kerja Balai PSDA Bodri Kuto
3. Pengelolaan Pos Hidrologi
Kegiatan pengelolaan pos-pos hidrologi yang ada di-wilayah kerja Balai PSDA Bodri kuto merupakan kegiatan yang utama dari serangkaian kegiatan dilapangan, mengingat keberadaan pos-pos tersebut sebagai pos pengamatan, untuk memantau curah hujan, ketinggian muka air dan klimatologi yang sangat diperlukan data-data nya sebagai data dasar untuk perencanaan Sumber Daya Air (SDA).
4. Pengumpulan Data ( Collecting Data )
Pengumpulan data kegiatan rutin lapangan yang juga tak boleh diabaikan, mengingat kegiatan ini menjembatani kegiatan lapangan dan kegiatan yang ada dikantor. Bila kegiatan pengumpulan data ini terhambat karena sesuatu hal, seperti masalah transportasi atau keberadaan upah penjaga belum siap, maka data tersebut akan menumpuk dimasing-masing rumah penjaga pos dan berakibat analisa datanya akan mengalami keterlambatan. Kegiatan Collecting Data ini selain mengambil dan mengumpulkan data hidrologi juga memberi arahan dan masukan bilamana ada data yang meragukan dikarenakan ada data yang kurang sesuai dengan kondisi di lapangan. Data Hujan yang sewaktu-waktu sangat dibutuhkan (terutama yang berkaitan dengan kejadian banjir) juga mengambil data dari instansi lain seperti kantor Cabang Dinas Pengairan Kabupaten dan Kota, Pertanian maupun instansi Perkebunan yang mengelola pos hujan sendiri yang berada di wilayah Balai PSDA Bodri Kuto.
5. Inventarisasi Pos Hidrologi
Kegiatan inventarisasi pos hidrologi rutin dilaksanakan agar keberadaan pos-pos lebih terawat dengan baik bertujuan tersedianya data hidrologi. Inventarisasi pos ini gunanya untuk mengetahui kondisi pos yang sebenarnya dan apabila ada pos yang rusak bisa secepatnya tertangani dan diusulkan perbaikan pemeliharaan pos oleh Balai PSDA Bodri Kuto
6. Pemeliharaan Pos Hidrologi
Kegiatan pemeliharaan pos hidrologi dilakukan untuk mempertahankan fungsi pos hidrologi di wilayah Balai Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Bodri Kuto .
Persebaran pos-pos hidroklimatogi dapat di cermati pada peta di bawah ini :

DAFTAR POS YANG DI KELOLA BALAI PSDA BODRI KUTO
A. Pos Hujan ARR ( Automatic Rain Recorder ) meliputi :
1. Pos ARR Banyuringin di, Kec.Singorojo
2. Pos ARR Kr Tengah Kec.Kaliwungu.
3. Pos ARR Gunung Pati Kec. Gunung Pati
4. Pos ARR Kedung asem
Untuk mengolah data ARR ini di butuhkan kecermatan tersendiri dalam format perjam (sesuai grafik) sehingga dapat diketahui intensitas hujannya.
B. Pos Hujan Biasa Meliputi :
1. Pos Hujan Biasa Banyumeneng
2. Pos Hujan Biasa Glapan
3. Pos Hujan Biasa Kantor Balai
4. Pos Hujan Biasa Karang Roto Genuk
5. Pos Hujan Biasa Plamongan
6. Pos Hujan Biasa Pucanggading
7. Pos Hujan Biasa Plumbon
8. Pos Hujan Biasa Kaligading
9. Pos Hujan Biasa Patean Curug
10. Pos Hujan Biasa Sojomerto
13. Pos Hujan Biasa Plumbon
14. Pos Hujan Biasa Plamongan
15. Pos Hujan Biasa Susukan
Untuk Pos Hujan Biasa pencatatannya melalui gelas ukur yang di ambil dari air hujan yang ada tabung pos hujan
C. Pos TMA / Pos Duga Air Meliputi:
1. Pos AWLR Bd, Sojomerto di K. Blukar
2. Pos AWLR Banyuringin di K.Putih
3. Pos AWLR Bd. Barang di K. Dolog
4. Pos AWLR Kali Pancur di K. Kreo.
5. Pos AWLR Bd. Glapan di K. Tuntang
6. Pos AWLR Patemon di K. Garang Hulu
7. Pos AWLL Pulosari di K. Tuntang / Buyaran.
8. Pos AWLL Telemetri Bd. Jragung di K. Jragung
9. Pos AWLL Telemetri Rawapening di K. Tuntang
10. Pos AWLL Telemetri Tempuran di K. Lutut
11. Pos AWLL Kedungsari di K. Glagah
12. Pos AWLL Karanganom di K. Kuto
13. Pos AWLL Bd. Juwero di K. Bodri
14. Pos AWLL Kedung Pucung di K. Blorong
D. Pos Klimatogi
1. Pos Klimatologi Juwero di Kab. Kendal
2. Pos Klimatologi Rawapening di Kab. Semarang
3. Pos Klimatologi Jragung di Kab. Grobogan
4. Pos Klimatologi Dangi di Kab. Demak