A. Latar Belakang
Air permukaan merupakan salah satu sumber air yang cukup potensial disamping air hujan maupun air tanah. Kebutuhan air permukaan, untuk keperluan kehidupan perlu mempertimbangkan keberadaannya baik secara kualitas maupun kuantitas. Salah satu sumber air permukaan yang mempunyai potensi untuk dimanfaatkan adalah air permukaan sungai. Penilaian kualitas air sungai diperlukan dalam rangka pemantauan air sungai untuk berbagai kepentingan.
Permasalahan sumber daya air di Wilayah Balai PU SDA Taru Bodri Kuto pada saat ini semakin komplek dan semakin perlu mendapat perhatian yang serius akibat adanya kemajuan pembangunan dan peningkatan jumlah penduduk. Permasalahan tersebut terutama menyangkut peningkatan kebutuhan air baik jumlah maupun kualitasnya, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas air. Oleh karena itu penelitian air dari segi kualitas sangat bermanfaat untuk mengetahui secara dini penurunan mutu air terutama di DAS yang menjadi kewenangan Balai PU SDA TARU Bodri Kuto . Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi kewenangan Balai PU SDA TARU Bodri Kuto terdiri dari 12 DAS yaitu : DAS Brontak, Das Kedondong, DAS Pesanggrahan, DAS Kuto, DAS Damar, DAS Bulanan, DAS Blukar, DAS Bodri, DAS Buntu, DAS Kendal, DAS Blorong, DAS Glagahwaridin. Selanjutnya dapat diambil langkah – langkah untuk menjaga kelestariannya baik dari segi jumlah maupun manfaatnya.
B. Maksud
Maksud pengambilan sampel kualitas air adalah mengumpulkan volume air yang mana akan diteliti di laboratorium yang dalam hal ini dikerjasamakan dengan BP2 Semarang dengan jumlah sampel sekecil mungkin , tetapi masih mewakili atau masih mempunyai sifat – sifat yang sama dengan dengan sumber sampel kualitas air.
C. Tujuan
Tujuan dari monitoring kualitas air ini adalah sebagai berikut :
- Untuk mengetahui mutu / kualitas air dari suatu sumber air sesuai dengan persyaratan – persyaratan yang ditetapkan, serta untuk mengetahui tingkat pencemarannya berdasarkan parameter : Temperatur Air, DHL, Ph, COD, BOD, DO, Phospat, Sulfat, Nitrat, Clorida, Cobalt, Cadmium,tembaga, Besi, Magaan, Timbal, Detergen dan Minyak lemak.
- Mencari masukan data untuk pemerintah yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam rangka upaya dini pengembangan dan pelestarian sumber daya air pada Balai PU SDA Taru Bodri Kuto.
D. Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup kegiatan pemantauan kualitas air Balai PU SDA TARU Bodri Kuto meliputi enam DAS yaitu : DAS Kuto, DAS Damar, DAS Blukar, DAS Kendal, DAS Blorong, DAS Waridin dengan kegiatan sebagai berikut :
- Penentuan titik pengambilan contoh di Sungai.
- Pekerjaan pengambilan sampel air untuk analisa kualitas air.
- Pekerjaan laboratorium baik yang di analisa langsung di lapangan maupun yang harus diproses di laboratorium.
E. Lokasi Pengambilan Sampel
Titik lokasi sampel yang diambil seperti terlihat pada Gambar 1 dan Tabel 1 di bawah ini.

F. Paremater Yang diAnalisa
Analisa kualitas air Sungai Kuto, Sungai Damar, Sungai Blukar, Sungai Kendal, Sungai Blorong dan Sungai Waridin (Wilayah Balai PU SDA Taru Bodri Kuto), mengacu pada PP No.82/2001 mengenai Parameter Kualitas Air meliputi ( Data Terlampir )
Parameter pengujian sampel kualitas air yang dilakukan di lokasi yang diambil meliputi : Temperatur, DHL, Ph, DO, sedangkan pengujian parameter sampel kualitas air yang dikerjasamakan dengan Balai Pengujian dan Peralatan ( BP2 ) Semarang meliputi BOD,COD, Pospat, Sulfat, Nitrit, Klorida, Cobalt, Cadmium, Tembaga, Besi, Mangan, Timbal, Deterjen, Minyak dan Lemak. Detail parameter tersebut adalah sebagai berikut :
DHL (Daya HAntar Listrik )