![]()
Stasiun pengamatan curah hujan adalah stasiun pengamatan yang difungsikan untuk mengamati/mencatat curah hujan baik secara manual atau otomatik (mekanik/elektronik). Sedangkan Pos Curah Hujan Sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu
- Pos Hujan Biasa
- Pos Hujan Otomatis
1. Pos Hujan Biasa
Pembacaan alat penakar hujan biasa dilakukan setiap pagi pada pukul 7.00 dengan menggunakan gelas ukur sesuai dengan permukaan corong. Pembacaan pada hari yang bersangkutan merupakan data ketinggian curah hujan pada hari sebelumnya. Pembacaan harus dilakukan pada waktu yang sama agar data yang diamati betul – betul merupakan data ketinggian curah hujan selama 24 jam. Pos Hujan Biasa Balai PU SDA TAru Bodri Kuto mempunyai 14 Pos antara lain:
- Pos Hujan Biasa Banyumeneng
- Pos Hujan Biasa Bd. Glapan
- Pos Hujan Biasa Kantor Balai PSDA BODRI KUTO
- Pos Hujan Biasa Karangroto
- Pos Hujan Biasa Plamongan Sari
- Pos Hujan Biasa Pucanggading
- Pos Hujan Biasa Plumbon
- Pos Hujan Biasa Kaligading
- Pos Hujan Biasa Patean Curug
- Pos Hujan Biasa Rawapening
- Pos Hujan Biasa Jragung
- Pos Hujan Biasa Dangi
- Pos Hujan Biasa Jlegong
- Pos Hujan Biasa Bendung Sojomerto
- Pos Hujan Biasa Kaliputih
- Pos Hujan Biasa Susukan
- Pos Hujan Biasa Wirosari Patean
2. Pos Hujan Otomatis
Pembacaan alat penakar hujan otomatis bekerja berdasarkan alat yang sudah di setting secara otomatis menangkar curah hujan setiap satu jam sekali, sehingga data yang tersaji sudah merupakan data yang sudah valid. Balai PU SDA TARU Bodri Kuto mempunyai 3 pos curah hujan Otomatis antara lain :